Posted by : khairina anwar



A. PENGERTIAN KESEHATAN MASYARAKAT
Menengok kebelakang sejarah kesehatan masyarakat pada akhir abad ke 18 dan awal abad 19 dimana fondasi kesehatan masyarakat (public health) mulai dilaksanakan kegiatan kesehatan masyarakat hanya terbatas pada kegiatan penanggulangan masalah-masalah kesehatan melalui perbaikan sanitasi, kemudian pada akhir abad ke 19 dan awal abad ke-20 ditemukan berbagai vaksin untuk pencegahan beberapa penyakit menular yang menyerang penduduk.

Bapak kesehatan masyarakat Edwin Chadwich adalah orang-orang yang mula-mula tertarik pada kematian yang terjadi pada masyarakat kota-kota besar di Inggris dari pengamatannya dapat dihimpun data-data sehingga angka kematian pada golongan masyarakat dapat dicatat dengan teliti, bertitik tolak dari penelitiannya, sehingga beliau menjadi pelopor dalam kesehatan masyarakat.

Generasi setelah Edwin Chadwich adalah Winslow yang menjadi muridnya,yang kemudian dikenal sebagai ''PEMBINA KESEHATAN MASYARAKAT''.
Menurut Winslow yang dimaksud dengan ilmu kesehatan masyarakt adalah suatu ilmu keterampilan untuk mencegah penyakit.,memperpanjang masa hidup, memelihara kesehatan jasmani dan rohani serta meningkatkan efisiensi, dengan jalan usaha masyarakat yang terorganisir untuk penyehatan lingkungan, pemberantasan penyakit menular, pendidikan setiap orang dalam prinsip-prinsip kesehatan perorangan, mengatur usaha pengobatan dan perawatan guna diagnose dini dan pengobatan pencegahan dari penyakit -penyakit dan mengembangkan badan-badan kemasyarakatan suatu derjat hidup yang cukup guna untuk mempertahankan kesehatannya.

Dalam mempelajari kesehatan masyarakat kita perlu memahami tentang pengertian yang terkait, yaitu:
1) Kesehatan menurut Undang Undang RI Nomor 36 tahun 2009 adalah kesehatan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
2) Masyarakat menurut Linton adalah setiap kelompok manusia yang telah lama hidup dan bekerja sama sehingga mereka dapat mengorganisasikan dirinya dan berpikir dan berpikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batasan tertentu.
Jadi kesehatan masyarakat adalah suatu kelompok masyarakat untuk selalu berada dalam keadaan sejahtera baik badan, jiwa sosial serta hidup produktif dilihat dari segi sosial dan ekonomis.
Dapat juga kesehatan masyarakat merupakan kombinasi antara teori (ilmu) dan praktik (seni) yang bertujuan untuk mencegah penyakit, memperpena yang hidup dan meningkatkan penduduk (masyarakat).

 B. PRINSIP -PRINSIP KESEHATAN MASYARAKAT
 Agar usaha kesehatan masyarakat dapat terlaksan dengan baik ada beberapa prinsip poko yang harus terpenuhi, yaitu :
1) Usaha kesehatan masyarakat lebih mengutamakan tindakan pencegahan (preventif) dari pada pengobatan (kuratif)
2) Dalam melaksanakan tindakan pencegahan selalu menggunakan cara-cara yang ringan biaya dan berhasil baik.
3) Dalam melaksanakan kegiatannya lebih menitik beratkan pada masyarakat, baik sebagai pelaku (subyek) dan sasaran (obyek) atau dengan kata lain ''suatu usaha dari, oleh dan untuk masyarakat''.
4) Dalam melibatkan masyarakat sebagai pelaku maka sasaran yang diutamakan adalah masyarakat yang terorganisir.
5) Ruang lingkup usaha kesehatan masyarakat lebih mengutamakan masalah-masalah kesehatan masyarakat yang jika tidak segera diatasi akan menimbulkan malapetaka.
Contoh ruang lingkup usaha kesehatan masyarakat :
a) Memperbaiki kesehatan lingkungan 
b) Mencegah dan memberantas penyakit infeksi yang berkembang dalam masyarakat
c) Mendidik masyarakat dalam prinsip- prinsip kesehatan perorangan
d) Mengkoordinir tenaga kesehatan agar mereka dapat melakukan pengobatan dan perawatan dengan sebaik-baiknya.
e) Mengembangkan usaha-usaha masyarakat agar mereka dapat mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya.

C. TUJUAN USAHA KESEHATAN MASYARAKAT
 Dari pengertian Ilmu Kesehatan Masyarakat tersebut diatas maka didalamnya terdapat tujuan yang ingin dicapai, yaitu :
1) Tujuan Umum  
Terciptanya keadaan lingkungan yang sehat terberantasnya penyakit menular, menignkatkan pengetahuan seseorang tentang peinsip-prinsip kesehatan perseorangan, tersedianya berbagai usaha kesehatan yang dibutuhkan masyarakat yang terorganisir dan terlibatnya badan-badan kemasyarakatan dalam usaha kesehatan.
2) Tujuan Akhir  
Terciptanya jaminan bagi tiap individu masyarakat untuk mencapai suatu derajat hidup yagn cukup guna untuk mempertahankan kesehatan.

D. USAHA -USAHA KESEHATAN MASYARAKAT 
Usaha kesehatan pokok yang dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai dasar pelayanan kesehatan kepada masyarakat adalah sebagai berikut :
1) Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
2) Kesehatan ibu dan anak
3) Hygiene dan sanitasi lingkungan
4) Pendidikan kesehatan pada masyarakat 
5) Pengumpulan data- data untuk perencanaan dan penilaian (statistik kesehatan)
6) Perawatan kesehatan masyarakat
7) Pemeriksaan, pengobatan dan perawatan.

Dalam program kesehatan nasional tercantum usaha/ kegiatan kesehatan masyarakat, antara lain :
1) Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular.
   Penyakit menular adalah penyakit infeksi yang dapat dipindahkan dari orang atau hewan sakit, dari reservoir ataupun dari agent lainnya ke manusia sehat.
   Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh suatu bibit penyakit, seperti bakteri, virus, rickettsia, jamur, protozoa dan cacing.

2) Kesehatan Ibu dan Anak 
   Usaha KIA bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada ibu-ibu secara teratur dan terus menerus dalam waktu sakit dan sehat, pada masa ante parfum, post parfum dan masa menyusui serta pemeliharaan anak-anaknya dari mulai lahir sampai masa pra sekolah.

3) Hygiene dan sanitasi lingkungan 
   Hygiene dan sanitasi lingkungan adalah pengawasan fisik, biologis sosial dan ekonomi yang mempengaruhi kesehatan masyarakat manusia, dimana lingkungan yang berguna ditingkatkan dan diperbanyak, sedangkan yagn merugikan diperbaiki atau dihilangkan.

4) Pendidikan kesehatan kepada masyarakat 
   Tujuan pendidikan kesehatan masyarakat adalah untuk membantu masyarakat agar dapat hidup sehat dengan usahanya sendiri setelah diberikan pendidikan, misalnya mandi yang teratur dan memakai sabun dapat menghindari penyakit kulit, cuci tangan sebelum makan dapat menghindari penyakit perut menular dan lain-lain.
Melalui pendidikan kesehatan diharapkan dapat menimbulkan perubahan yang baik sesuai dengan nilai-nilai kesehatan (yang tidak tahu menjadi tahu, yang salah menjadi benar) dan dapat menggerakkan masyarakat untuk aktif berperan serta untuk mencapai hidup sehat.

5) Perawatan kesehatan masyarakat 
   adalah usaha perawatan yang dijalankan dalam masyarakat pada waktu sakit maupun sehat, untuk meningkatkan derajat kesehatan, memperbaiki hygiene lingkungan, pencegahan penyakit dan rehabilitas
Usaha perawatan kesehatan lingkungan meliputi:
a) Melakukan kunjungan rumah guna mengetahui masalah kesehatan yang dihadapi oleh keluarga-keluarga dalam masyarakat kemudian membantu dan membimbing keluarga tersebut untuk menyelesaikan masalahnya
b) Pendidikan kesehatan keluarga
c) Perawatan dan pengobatan pada anggota keluarga yang sakit
d) Perawatan lanjutan atau usaha rehabilitas pada bekas penderita
e) Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, membantu menemukan penderita atau sumber penularan
f) Membantu terselenggara system penampungan (referal system) antara rumah sakit atau instansi lainnya dengan masyarakat 
g) Membantu mengumpulkan data statistik kesehatan.

6) Keluarga berencana
   Adalah upaya manusia untuk mengatur secara sengaja kehamilan dalam keluarga secara tidak melanggar hukum dan moral Pancasila demi kesejahteraan keluarga.

7) Usaha rehabilitas
   Adalah usaha untuk membantu bekas penderita agara dapat kembali kedalam masyarakat, berfungsi bagi dirinya dan masyarakat secara maksimal sesuai kemampuannya. Keberhasilan usaha rehabilitas harus didukung oleh pengertian dan kesediaan masyarakat untuk menerima dan membantu bekas penderita.

8) Usaha Farmasi
   Adalah usaha yang berkaitan dengan tugas pemerintah dalam menyediakan obat-obat, bahan obat, perbekalan kesehatan lainnya yang bermutu dan terjangkau oleh masyarakat, termasuk juga pengaturan dan pengawasan penyimpanan, peredaran dan pemakaiannya.

9) Laboratorium
   Laboratorium sangat berperan dalam keberhasilan usaha kesehatana. Antara lain diperlukan untuk pemeriksaan :
a) Kimia klinis, faeces, urine dan darah
b) Serologis, virologist, toksikolgis, makanan dan sebagainya
c) Mutu obat

10) Statistik Kesehatan
   Statistik kesehatan gambaran suatu keadaan yang dinyatakan dalam bentuk angka, table, grafik, diagram dan narasi. Tujuan statistik adalah untuk menilai hasil kerja yang sedang dan telah dilaksanakan, sebagai bahan untuk menyusun rencana kerja untuk yang akan datang.

Data -data penting untuk perencanaan bidang kesehatan adalah :
@ Data demografi, tentang jumlah penduduk beserta pembagiannya berdasarkan umur dan jenis kelamin.
@ Data vital statistik, tentang angka kelahiran, kematian, perkawinan dan lain-lain
@ Data kesehatan, tentang macam penyakit dan kasus-kasus penyebab kematian dan sebagainya
@ Data hygiene dan sanitasi lingkungan, tentang sumber air rumah tangga, pengolahan limbah rumah tangga, keadaan perumahan dan lain-lain
@ Data lembaga pendidikan kesehatan, tentang anggaran kesehatan dari pemerintah dan sumber sumber fisik seperti alat-alat kesehatan dan obat-obatan.

11) Administrasi usaha kesehatan masyarakat
   Terdiri atas penyusunan rencana kerja, penyusunan rencana pelaksanaan, koordinasi, pengawasan, penilaian dan tata usaha.



 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

sibdoel. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © RITONGa Farmasi - Abdul Rahman - Powered by Blogger - Designed by Sibdoel Kibo -