Posted by : khairina anwar





A. PENGERTIAN 
  Apakah penyakit ? terkadang -kadang tanda penyakit itu sedikit sekali, sehingga sulit kita menentukan batas antara penyakit dengan keadaan sehat, jikalau perubahan terhadap keadaan sehat itu jelas betul, sehingga dapat kita rasakan dan dengan pasti, bahwa itu adalah penyakit. Perubahan- perubahan itu kadang -kadang tidak kita ketahui dan tidak kita rasakan sendiri, tetapi orang lain dapat melihat perubahan itu pada tubuh kita, atau dapat menyelidikinya melalaui pemeriksaan.

B. PEMBAGIAN MACAM PENYAKIT 
   Penyakit dibagi dalam penyakit setempat dan penyakit umum, pada penyakit setempat hanya sebuah alat tubuh atau sebagian tubuh yang sakit, sedangkan pada penyakit umum beberapa alat tubuh yang sakit.

C. GEJALA -GEJALA PENYAKIT (SYMTOMA) 
   Adalah tanda-tanda yang tidak dijumpai pada orang yang sehat betul, tidak semua gejala-gejala itu dapat dijumpai pada sesuatu penyakit.
  Terkadang permulaan penyakit itu berangsur-angsur kelihatannya, ia tidak sekaligus muncul, sehingga amat sulit sekali kadang-kadang menentukan dan mendapatkan penyakit itu ( Diagnose ) .
Menentukan penyakit itu tidak saja sulit pada awal penyakit, tetapi juga kadang-kadang selanjutnya, sehingga beberapa macam pekerjaan dan pemeriksaan harus dilakukan oleh dokter untuk mengetahui penyakit itu dengan sebenarnya, sering juga dokter tidak dapat menentukan penyakit itu dengan sejelas- jelasnya, sehingga ia terpaksa membuat diagnosenya yang samar -samar, dalam hal ini dokter harus mendapat keterangan petunjuk-petunjuk yang dikemukan penderita itu sendiri, keterangan-keterangan yang didapat dokter dari penderita sendiri atau keluarganya disebut riwayat asal penyakit (anamnese), sekalian tanda-tanda yang dikatakan oleh sisakit atau yang dilihat (diketahui) oleh kaum keluarganya, dinamakan Gejala terpengaruh (Gejala Subyektif). Kadang-kadang gejala ini dirahasiakan oleh si sakit, tidak mau ia menceritakan atau si sakit khilaf memberikan keterangannya kepada kita, terkadang dilebih-lebihkan atau dibuat-buatnya saja, oleh sebab itu amat penting, jikalau perawat mengetahui anamnese si sakit dan juga perlu sekali mengetahui beberapa subyektif yang dikatakan oleh sisakit kepadanya, berhubung dengan apa-apa yang dilihatnya pada sisakit, tanda-tanda yang dilihat oleh dokter atau yang didapatinya pada waktu ia memeriksa tubuh sisakit dinamakan gejala suci pengaruh (Gejala Obyektif).
   Prognosa (ramalan penyakit) adalah ramalan mengenai jalan selanjutnya dari penyakit. Prognosa itu bisa samar-samar (dubia), bagus (fausta), tidak bagus atau sangat jelek (infausta, infaustissima).
Propyhlaxe (tindakan penangkal)
adalah cara -cara yang diambil untuk mencegah sesuatu penyakit. Penyakit Penyulit (Complicatio) adalah penyakit dari pada sebuah atau beberapa alat-alat tubuh sebagai akibat sesuatu penyakit yang telah ada.

D. MASA TUNAS PENYAKIT
     Pengertian masa tunas adalah masa diantara masuknya bibit penyakit (kena hama atau infeksi) kedalam tubuh sehingga timbul / kentara tanda -tanda penyakit itu, dinamakan Masa Tunas (Inkubasi).
Tiap-tiap penyakit mempunyai masa tunas yang berbeda atau tertentu, ini penting diketahui supaya kita dapat menentukan berapa lamanya orang-orang harus ditahan di dalam karantina dan beberapa lamanya itu harus diasingkan.
   Masa tunas beberapa penyakit adalah :
1)   Sampar (Pes) = 2-8 hari, kadang-kadang sampai 15 hari
2)   Cacar (Variola Vera) = 5 -15 hari
3)   Dysentri Amoeba = 1-3 minggu, ada juga lebih.
4)   Dysentri Bacilaris = 2-7 hari
5)   Poliomyelitis anterior acuta = 1-4 hari, ada juga yang lebih lama
6)   Typhus abdominalis = 1-14 hari, kadang -kadang sampai 3 minggu atau lebih.
7)   Cacar air (Varicella) = 13 -14 hari, kadang-kadang sampai 19 hari
8)   Lyssa Humana (Penyakit anjing gila) = 14-60 hari, ada juga sampai 2-5 tahun.
9)   Dyphteria = 2-7 hari 
10) Campak (morbili) = 9-14 hari
11) Menigitis Carebrospinalis epidemica = 3-5 hari
12) Penyakit kuning = 3-5 hari, kadang-kadang sampai 12 hari
13) Influenza = 1-4 hari 
14) Malaria = 7-10 hari
15) Batuk Rejan (pertussis) = 1-11 hari, biasanya seminggu
16) Syphillis = 20-25 hari
17) Tetanus = 4-12 hari, kadang-kadang lebih pendek, kadang-kadang berbulan-bulan 
18) Tropical typhus = 11 hari sampai 3 minggu
19) Urethritis Gonorrahoica = 3-7 hari.

   Terkadang orang yang mendapat penyakit menular masih bisa berbahaya, jika ia telah sembuh, boleh jadi sudah sembuh, artinya tidak lagi memperlihartkan gejala-gejalanya, tetapi masih mengandung didalam tubuhnya bibit penyakit yang untuk orang lain sudah berbahaya, orang seperti ini dinamakan Pengandung Hama (Pengandung basil, pembawa basil atau pembawa hama). Seorang pengandung basil biasanya tidak sakit lagi, ada juga orang ini telah kena hama, tetapi ia tidak mengeluarkan tanda-tanda penyakit disebabkan Virulensi bakteri itu tidak tinggi atau orang itu sudah kebal terhadap bekteri itu, orang seperti itu amat berbahaya sekali, misalnya : orang pengandung basil typhus tidak diperbolehkan bekerja sebagai tukang masak, pelayan atau tukang warung makan.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

sibdoel. Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © RITONGa Farmasi - Abdul Rahman - Powered by Blogger - Designed by Sibdoel Kibo -